Tuesday, 20 September 2011

Wow!



 Karena cinta, tubuh berdaki dari tanah liat ini
Sanggup terbang ke langit menuju arasy
Gunung menari dan tangkas geraknya, o Pencinta!
Cinta menurunkan ilham pada bukit Sinai
Karena itu bukit Sinai mabok dan Musa jatuh pingsan

Jika kuikuti bibir yang sehaluan denganku
Aku akan berubah menjadi seruling:
Kulagukan semua yang dapat kulagukan
Tetapi dia yang terpisah dari kekasihnya
Akan terkunci mulutnya dan membisu
Walau tahu ratusan pantun dan gurindam

Apabila mawar pergi dan taman lenyap
Kisah burung bulbul takkan terdengar lagi
Kekasih adalah segala-galanya, pencinta ialah tabirnya
Kekasih ialah hidup, pencinta benda mati
Kalau cinta tak peduli kepadanya,
Jadilah dia burung tanpa sayap

Bagaimana Kesadaran ada di depan dan samping
Jika Kekasih tak ada di depan dan samping
Cinta ingin dunia dan semua yang dicintai dijelmakan
Jika cermin tak mantulkan bayangan apa sebabnya?
Tahukah kau mengapa cermin jiwa tak mantulkan bayangan?

Karena karatnya belum juga dibersihkan 

(Jalaluddin Rumi)

p.s. -

No comments: